Sabtu, 06 Mei 2017

Pemrograman Jaringan - SimpleServer

Listing Program


Logika Program

simpleServer.java adalah program yang akan menerima input dari sebuah client(simpleClient). Program ini menggunakan port number 5000 dengan tipe data integer. program ini menggunakan kondisi try catch untuk menangani sebuah kesalahan pada listing program. Untuk dapat melakukan chat kepada server pihak client harus menunggu program server ini aktif terlebih dahulu.


Output Program


Pemrogram Jaringan - Simple Client

Listing Program


Logika Program

simpleClient.java adalah program yang akan mengirim input kepada server(simpleServer). Program client ini harus menggunakan port number yang sama seperti port number server. Program ini juga menggunakan fungsi try catch untuk menangani kesalahan/error yang ada pada listing program ketika dijalankan. Program tidak akan melanjutkan ke listing selanjutnya jika masih terdapat error yang dibaca oleh try catch. Program ini baru dapat dijalankan ketika Program simpleServer sudah aktif. Setelah itu program akan meminta kata kunci yang telah dibuat di simpleServer.


Output Program


Pemograman Jaringan - NSLOOKUP

Listing Program




Logika Program

Kita akan membuat program NsLookUp dengan mengguanakan Bahasa pemrograman java. Pertama program akan mengimport atau memanggil fungsi – fungsi yang di butuhkan pada java, lalu akan ada percabangan dimana jika user salah dalam melakukan penginputan nama dari komputer maka IP tidak akan di tampilkan dan program akan berhenti. Lalu aka melakukan pendeklarasian dari host dan variabel address yang nantinya di gunakn untuk memangil fungsi InetAddress, lalu program akan mencetak jika user salah menginput nama komputer dan program akan keluar. Selanjutnya program akan mendapatkan alamat IP dari komputer tersebut, lalu program akan melakukan perulangan dan mencetak alamat IP.

Output Program

Pemrogram Jaringan - getName

Listing Program



Logika Program

Pada sintaks di atas kita menggunakan package java. Net*, package tersebut berfungsi untuk memperbolehkan program berkomunikasi dengan jaringan, kemudian untuk program ini class nya adalah getIP, class tersebut merupakan sebuah judul untuk program yang kita akan buat, kemudian di bawah class terdapat method public static void main(String…..) , method ini merupakan elemen wajib dalam Bahasa pemrograman java karena tanpa adanya method program tidak akan dapat berjalan dengan baik. Kemudian pada sintaks di atas ini merupakan inti dari program yang akan kita buat, pada pembuatan program ini kita deklarasikan variable terlebih dahulu, pendeklarasian variable pada program ini kita beri nama host dengan nilai null, variable host ini membaca inputan dari komputer kita yang terhubung dengan jaringan, karena dalam variable host itu di isi dengan perintahInetAddress.getLocalHost();, ini berfungsi untuk membaca alamat ip dan nama komputer yang terhubung dengan jaringan lalu jika sudah terbaca maka akan tersimpan variable host, setelah tersimpan maka akan kita cetak sehingga kita tahu nama computer kita yang sedang terhubung dengan jaringan. Berikut contoh output dari program tersebut :

Output Program



Pemograman Jaringan - IPtoName

Listing Program



Logika Program

Pada pembelajaran kita kali ini akan membuat sebuah program sderhana untuk menampilkan nama komputer atau PC menggunakan IP. Pertama program akan mengimport data dari fungsi – fungsi yang di butuhkan pada program java, selanjutnya program akan mendeklarasikan nama class dari program, lalu program akan melakukan percabangan untuk mengetahui bahwa user sudah memasukkan IP dengan benar atau belum, dan kemudian program akan berhenti.
Selanjutnya program akan mendeklarasikan variabel host dengan tipe data string dan program akan mendapatkan nama dari komputer ketika IP telah di ketikkan pada program, lalu program akan mencetak nama dari komputer.
 
Output Program

Pemrograman Jaringan - getIP


Listing Program




Logika Program

Pada listing program diatas menjelaskan “import java.net.*;” merupakan library dari program tersebut, dengan mendeklrasikan nama program “getIP” dan method utama. Kemudian mendeklarasikan variable “InetAddress” diberi nama“host” dengan nilai null. Di variable host menyimpan alamat localhost.Terdapat perulangan for dimana i dimulai dari 0 jika kurang dari panjang ip maka i++, untuk percabangan jika nilai i lebih dari 0 maka i akan mencetak IP pc.


Output Program



Rabu, 23 November 2016

Penjelasan Cloud Computing


Cloud Computing

Pengertian

Komputasi awan (bahasa Inggris: cloud computing) adalah gabungan pemanfaatan teknologi komputer ('komputasi') dan pengembangan berbasis Internet ('awan'). Awan (cloud) adalah metafora dari internet, sebagaimana awan yang sering digambarkan di diagram jaringan komputer. Sebagaimana awan dalam diagram jaringan komputer tersebut, awan (cloud) dalam Cloud Computing juga merupakan abstraksi dari infrastruktur kompleks yang disembunyikannya. Ia adalah suatu metoda komputasi di mana kapabilitas terkait teknologi informasi disajikan sebagai suatu layanan (as a service), sehingga pengguna dapat mengaksesnya lewat Internet ("di dalam awan") tanpa mengetahui apa yang ada didalamnya, ahli dengannya, atau memiliki kendali terhadap infrastruktur teknologi yang membantunya. Menurut sebuah makalah tahun 2008 yang dipublikasi IEEE Internet Computing" Cloud Computing adalah suatu paradigma di mana informasi secara permanen tersimpan di server di internet dan tersimpan secara sementara di komputer pengguna (client) termasuk di dalamnya adalah desktop, komputer tablet, notebook, komputer tembok, handheld, sensor-sensor, monitor dan lain-lain."
Cloud computing pada dasarnya adalah menggunakan Internet-based service untuk mensupport business process. Kata-kata “Cloud” sendiri merujuk kepada simbol awan yangdi dunia TI digunakan untuk menggambarkan jaringan internet (internet cloud ).







Sejarah
Konsep awal Cloud Computing muncul pertama kali pada tahun 1960 oleh John McCarthy yang berkata “komputasi suatu hari nanti akan menjadi sebuah utilitas umum” ide dari cloud computing sendiri bermula dari kebutuhan untuk membagikan data untuk semua orang di seluruh dunia. Mohamed J.C.R Licklider, pencetus ide ini, menginginkan semua orang untuk dapat mengakses apa saja di mana saja. Dengan munculnya grid computing, cloud computing melalui internet menjadi realitas.
Cloud computing adalah sebuah mekanisme dimana kemampuan teknologi informasi disediakan bukan sebagai produk, melainkan sebagai layanan berbasis internet yang memungkinkan kita “meenyewa” sumber daya teknologi informasi (software, processing power, storage, dan lainnya) melalui internet dan memanfaatkan sesuai kebutuhan kita dan membayar yang digunakan oleh kita saja.
Cloud computing merupakan evolusi dari vrtualization,service oriented architecture, autonomic dan utily computing. Cara kerja dari cloud computing bersifat transparan, sehingga end-user tidak perlu pengetahuan, control akan, teknologi insfratuktur dari cloud computing untuk dapat menggunakannya dalam menyelesaikan tugas-tugas mereka .merka hanya perlu tahu bagaimana cara mengaksesnya.


Kelebihan Dan Kekurangan Cloud Computing

Kelebihan Cloud Computing

  • Menghemat biaya investasi awal untuk pembelian sumber daya.
  • Bisa menghemat waktu sehingga perusahaan bisa langsung fokus ke profit dan berkembang dengan cepat.
  • Membuat operasional dan manajemen lebih mudah karena sistem pribadi/perusahaan yang tersambung dalam satu cloud dapat dimonitor dan diatur dengan mudah.
  • Menjadikan kolaborasi yang terpercaya dan lebih ramping.
  • Mengehemat biaya operasional pada saat realibilitas ingin ditingkatkan dan kritikal sistem informasi yang dibangun.

Kekurangan Cloud Computing

Komputer akan menjadi lambat atau tidak bisa dipakai sama sekali jika internet bermasalah atau kelebihan beban. Dan juga perusahaan yang menyewa layanan dari cloud computing tidak punya akses langsung ke sumber daya. Jadi, semua tergantung dari kondisi vendor/penyedia layanan cloud computing. Jika server vendor rusak atau punya layanan backup yang buruk, maka perusahaan akan mengalami kerugian besar.



Karakteristik Cloud Computing


  • On-Demand Self-Services 
    • Merupakan sebuah layanan cloud computing yang harus dapat dimanfaatkan oleh para pengguna melalui beberapa mekanisme swalayan dan dapat langsung tersedia pada saat dibutuhkan oleh para pengguna.
  • Broad Network Access
    • Merupakan sebuah layanan cloud computing harus bisa diakses dari kapan saja, dimana saja, dengan software apa pun, yang terpenting kita terhubung ke jaringan internet. misal : Handphone, tablet.
  • Resource Pooling
    • Merupakan sebuah layanan cloud computing yang harus tersedia secara terpusat dan bisa membagi sumber daya secara cepat dan efisien.
  • Rapid Elasticity
    • Merupakan sebuah layanan cloud computing yang harus dapat menaikan dan menurunkan kapasitas sesuai dengan kebutuhan server dan pengguna.
  • Measured Service
    • Merupakan sebuah layanan cloud computing yang harus disediakan secara terukur dan teratur, karena ini akan dilakukan dalam proses pembayaran.
Efek Blog